Kedahsyatan Kalimat Laillahaillah

Kemarin pagi selepas shalat subuh saya tertidur lagi, dan terbangun setelah sang istri membangunkannya untuk sarapan pagi, kira-kira jam 5.45  Pada saat itu istri saya sedang mendengarkan radio didapur kalau tidak salah station RRI Pro dua dimana acaranya sedang bergabung dengan radio MQFM bandung, pengisi acaranya yang tak asing lagi buat kita-kita yaitu AA Gym.Pada saat itu Aa sedang menerima telpon dari salah seorang ibu di daerah bandung yang menceritakan pengalaman dirinya tentang kebesaran kaliamt Laillahailallah, begini ceritanya.

Sang Ibu saat itu sedang menunggu kelahiran putri ketiganya disalah satu rumah sakit dibandung. dia memilih rumahsakit karena oleh bidan dan dokter diponis harus dioprasi karena posisi bayi tidak tepat atau sungsang. didalam ruangan dia ditinggal sendirian, didalam kesendiriannya itu dia secara terus menerus mengucapkan kalimat Laillahailallah berulang-ulang. Tanpa disadari oleh sang ibu jabang bayipun lahir dengan selamat tanpa bantuan seorang dokter. Betapa kagetnya si Ibu itu setelah menyaksikan bayi lahir dengan mudah yang mana dokter telah memponisnya untuk diOprasi sesar. 

Pengalaman keduanya.ini pengalaman si ibu itu juga, waktu itu saudara laki-lakinya yang mempunyai penyakit jantung sedang kambuh dalam kondisi koma dirumah sakit, saudara-saudaranya yang menunggu sudah tiga hari dilihatnya sedang menangis, maka si ibu itu menghampiri pasien yang terbaring di atas kasur. Dipegangnya kuping pasien itu terasa dingin oleh si ibu, seketika itu juga ibu membacakan kalimat Laillahailallah berulang-ulang, kira-kira lima menit sudah si ibu itu menghentikan kegiatannya itu dan menghampiri keluargannya yang berada diluar kamar, setelah tiga menit berlalu sipasien itu menggerakan-gerakan jari tangannya, seketika seluruh yang besuk pasien itu terperanjak dan menghampirinya.

Kesimpulan yang dapat kita ambil dari pengalaman si ibu itu adalah betapa agungnya kekuasaan Allah, dengan izinNya bayi yang oleh Dokter dinyatakan sungsang dia bisa lahir dengan selamat tanpa bantuan Dokter, hebatnya dia melahirkan seorang diri. Hikmah yang kedua adalah Orang yang sedang dalam keadaan koma bisa sadar dengan ketulusan sang ibu mengucapkan kalimat Laillahailallah.

Pernah saya mendengar Dokter berbicara, pada saat itu saya sedang membesuk (menjenguk) anak tetangga saya usianya pada saat itu 8 bulan, yang sudah 5 hari koma disalah sebuah rumah sakit di Lippo Cikarang. dia berkata “pada saat ini anak sedang berperang melawan penyakitnya sendirian, alat medis adalah bekal dan peralatan perang yang dia bawa, dan Doa orang tuanya adalah merupakan kejanggihan alat-alat perang tersebut. maka betapapun alat medis itu banyak tapi doa orang tuanya tidak menyertainya maka sama saja dia berperang hanya membawa peralatan yang sederhana.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: