Seorang Mu’min adalah Cermin bagi Mu’min Lainnya‏

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Segala puji bagi Allah SWT.,yang telah mencipta Al insan  kemudia Ia menaggrahkan kepada mereka nikmat-nikmatNya  yang tiada terhingga sepanjang zaman, yang dari Khazanah yang tida pernah habis apabila dibagi-bagikan dan yang melampaui jangkauan pemikiran manusia. Didalam diri manusia Allah SWT menyembunyikan sedemikian permata kemampuan yang tak dapat dipisahkan yang jikalau digunakan akan memberi kemanfaatan kepadanya dari khazanah Ar-Rahman. Shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan seluruh sahabatnya. Amiin.

Sobat zakat Dultoha yang dirahmati Allah SWT., apa kabar? Semoga sobat zakat dan keluarga selalu mendapat limpahan rahmat dan karunia Allah SWT.Amin..

Sobat zakat Dultoha yang dirahmati Allah SWT., melalui email ini saya ingin berbagi artikel yang mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua untuk mempererat tali silaturahmi kita. Sobat zakat  yang dirahmati Allah SWT.,“Seorang mu’min, adalah cermin bagi saudaranya yang beriman…”  Demikian Rasulullah saw, sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Daud dan dishahihkan oleh Al-Albany dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah-nya, mengucapkannya dengan singkat, namun di dalamnya mengandung pesan berharga dalam upaya membangun kepribadian.

• Seorang mu’min adalah cermin, itu artinya kita dapat melihat saudara-saudara di sekeliling kita sebagai bahan bercermin. Jika cermin yang sering kita gunakan bersih dari noda, maka kita akan cepat menangkap segala kekurangan yang kita miliki. Namun, jika cermin yang sering kita gunakan buram, maka sulitlah kita menangkap dan menyadari kekurangan dan aib pada kita. Bahkan bisa jadi kekurangan tersebut justeru dianggap sebagai penghias diri.

Seseorang yang sering berinteraksi dengan mereka yang dekat dengan Al-Quran, misalnya, baik dalam hal membaca atau memahaminya, maka dia akan segera menyadari kekurangannya jika interaksinya dengan Al-Quran minim. Tapi lain halnya jika interaksinya dengan orang yang jauh dari Al-Quran, bisa-bisa dia sudah merasa paling hebat dengan ‘kemiminannya’ tersebut. Begitulah hal tersebut berlaku untuk kasus lainnya. Di sini, kita dapat menangkap salah satu makna pesan Rasulullah saw lainnya untuk selalu dekat dengan orang-orang saleh. Agar mudah mendapatkan cermin yang jernih untuk melihat kekurangan diri.

• Seorang mu’min adalah cermin, itu artinya dia dapat menjadi cermin bagi orang lain. Maka kebaikan atau keburukan yang dia lakukan bukan hanya dinilai untuk dirinya sendiri, tapi juga dinilai dari sejauh mana perbuatan tersebut menjadi cermin dan panutan yang lain.

Jika dia berbuat dosa dan maksiat, jangan hanya dilihat dari sisi besarnya dosa tersebut, tapi juga dilihat dari sisi bahwa hal tersebut akan menjadi panutan dan contoh bagi yang lainnya, khususnya jika dia merupakan figure yang diikuti, seperti orang tua, guru, pejabat, atasan, dll. Sebaliknya pula dengan kebaikan. Intinya adalah, gemarlah berbuat baik, dan jauhilah perbuatan buruk, karena anda adalah cermin!

• Seorang mu’min adalah cermin. Itu artinya, kita dapat menilai kualitas diri kita dari sikap dan tindakan orang lain kepada kita. Seberapa besar pengaruh kebaikan yang kita pancarkan, sebesar itu pula kurang lebih sikap dan tindakan orang lain kepada kita, sebaliknya yang terjadi jika pancaran keburukan yang kita tebarkan. Begitulah yang umumnya terjadi, meskipun tidak dipungkiri jika ada orang yang membenci kebaikan kita atau menyenangi keburukan kita, namun hal terebut merupakan pengecualian.

Sering kita pandai menunjuk diri kita manakala kita mendapatkan perlakuan baik dari orang, tapi kita lupa menunjuk diri kita jika mendapatkan perlakuan buruk dari orang lain. Seorang ulama pernah berkata, “Jika isteri saya sudah mulai membangkang dan kuda saya sudah mulai sulit dikendalikan, saya segera merasa derajat ketakwaan saya sedang menurun.” Wallahua’lam..

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: